Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja Sosialisasi APOA Tahap Pertama Tahun 2017

Kantor Imigrasi Klas II Singaraja mengundang para pengusaha hotel, penginapan, dan perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Buleleng untuk mensosialisasikan dan pengenalan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), Singaraja, Kamis

Acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Buleleng  Bapak dr. I Nyoman Sutjidra Sp.OG, Kepala Divisi Keimigrasian Bapak Muhammad Natsir, S.H., M.Hum dan Kepala Kantor Imigrasi Klas II Singaraja Bapak Victor Manurung, SH.,MH.

Pada kesempatan ini Muhammad Natsir, S.H.,M.Hum  menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya acara ini, untuk meningkatkan peran aktif dan mempermudah pelaporan masyarakat terutama para pemilik hotel, penginapan dan perusahaan serta perorangan mengenai keberadaan orang asing di Indonesia.

“Keberadaan orang asing di Indonesia harus diperketat, jangan sampai kita kedatangan tenaga kerja asing illegal dan orang asing yang tidak bermanfaat untuk Negara ini. Pengawasan dan Pengontrolan harus dilakukan karena itu kami sebagai Pihak Imigrasi berharap agar para pengusaha hotel, penginapan, dan perusahaan bekerja sama dalam pendataan orang asing,” kata M. Natsir.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja Victor Manurung menjelaskan bahwa pengawasan orang asing sudah dimulai sejak tiba di tempat pemeriksaan imigrasi sampai orang asing memiliki izin tinggal di Indonesia. Maka dari itu kepada semua pihak agar bisa bekerjasama untuk dapat melaporkan setiap keberadaan orang asing khususnya di tempat penginapan dan hotel melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) ujarnya.

Menurut Hamdan Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi menjelaskan ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk meminta data orang asing ke pihak hotel dan penginapan dengan cara bersurat, mendatangi langsung dan melakukan sosialisasi seperti sekarang ini.

Saprudin Fungsional Sistim dan Teknologi Informasi  Direktorat Jenderal Imigrasi menambahkan, tata cara pelaporan orang asing melalui aplikasi ini sangatlah mudah dengan terlebih dahulu membuat username pada Aplikasi APOA tersebut. Setelah itu pihak Hotel hanya perlu memasukan data-data lengkap WNA di Aplikasi dan akan di data di masing-masing Imigrasi,” tukasnya. riandharmaputra