Paspor Baru

A.   PENGERTIAN PASPOR

Paspor Republik Indonesia adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah RI kepada warga negara Indonesia untuk melakukan perjalanan antarnegara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku selama jangka waktu tertentu

B.   PERMOHONAN PASPOR BARU

  • Mengisi formulir permohonan secara lengkap dengan huruf cetak dan tinta hitam
  • Bukti domisili (Asli dan Fotokopi)
    1. Kartu Tanda Penduduk (*wajib) Yang masih berlaku
    2. Resi Kartu Tanda Penduduk [jika masih mengurus penggantian KTP]
    3. Keterangan domisili dari kecamatan
    4. Kartu Keluarga bagi daerah yang mengeluarkan KK (*wajib)
  • Bukti Identitas Diri (Asli dan Fotokopi) (*minimal pilih salah satu)
    1. Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir
    2. Akte Perkawinan/Surat Nikah
    3. Ijazah
    4. Surat Baptis
    5. Surat keterangan lain yang dikeluarkan oleh pemerintah
  • Surat Ganti Nama (*untuk WNI keturunan)
    1. Keputusan Presidium Kabinet
    2. Keputusan Menteri Kehakiman RI
    3. Keputusan Pengadilan Negeri
  • Ijin instansi bagi PNS, ABRI dan Kepolisian
  • Bagi anak yang belum berusia 17 Tahun melampirkan:
    1. Kartu Tanda Penduduk Orang Tua yang masih berlaku;
    2. Kartu Keluarga, nama anak terdaftar
    3. Akte Perkawinan/Surat Nikah Orang Tua
    4. Surat Pernyataan (Ijin) dari orang tua (ditandatangani di atas materai Rp 6000)
    5. Paspor orang tua (apabila orang tua memiliki paspor)
    6. Orang tua harus hadir mendampingi anak
  • Bagi anak buah kapal
    1. Permohonan dari nahkoda/agen perusahaan untuk membuat paspor
    2. Terdaftar dalam crew list
  • Bagi Tenaga Kerja Indonesia diperlukan Surat Rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja
  • Surat Bukti Kewarganegaraan RI bagi WNI yang mendapatkan kewarganegaraan Indonesia melalui Perundang-undangan(Intruksi Menteri Kehakiman dan HAM RI no.M-01.hl.05.05 th 2004 Tentang pembuktian Kewarganegaraan dalam permohonan SPRI atau perijinan lainnya)
    1. Orang yang memperoleh naturalisasi sesuai pasal 5 dan pasal 6 UU no.62 Th.58 wajib menunjukkan SBKRI
    2. Ketentuan tersebut hanya untuk memperoleh SPRI(Paspor) dan ijin lainnya yang pertama kali
    3. Bagi istri /anak cukup menunjukkan pemberian kewarganegaraan/suami /ayah/ibu beserta berita acara pengambilan sumpah atau KTP atau KK atau Akte Kelahiran asli
  • Tidak tercantum dalam daftar Cegah Tangkal (CEKAL)

PERINGATAN :

MEMBERIKAN DATA YANG TIDAK SAH ATAU KETERANGAN TIDAK BENAR UNTUK MEMPEROLEH DOKUMEN PERJALANAN REPUBLIK INDONESIA BAGI DIRINYA SENDIRI ATAU ORANG LAIN DIPIDANA DENGAN PIDANA PALING LAMA 5 (LIMA) TAHUN DAN DENDA PALING BANYAK Rp. 500.000.000 ( LIMA RATUS JUTAH RUPIAH ).

"Pasal 126 huruf c Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian"